HomeBeritaPembangunan Perpustakaan, Laboratorium Biologi dan Ruang Kelas Baru SMAK Anda Luri

Pembangunan Perpustakaan, Laboratorium Biologi dan Ruang Kelas Baru SMAK Anda Luri

Dalam rangka memenuhi kebutuhan ruang kelas dan fasilitas ruang bagi perpustakaan SMAK Anda Luri kini tengah membangun sebuah gedung dengan konstruksi dua lantai. Gedung ini mulai dibangun sejak awal bulan Juni 2019 dan dikerjakan oleh kontraktor yang mendapat penunjukan langsung dari Kepala SMAK Anda Luri, Pater Dominikus Rihi Mone, S.S., B.Th., MA., C.Ss.R. Lantai dua gedung ini akan diperuntukkan perpustakaan, sedang lantai dasar yang terdiri atas dua ruang akan diperuntukkan sebagai ruang kelas Bahasa dan yang lainnya untuk laboratorium Biologi. Kini (1 November 2019) pembangunannya telah mencapai sekitar 80 %.

 

Pembangunan ini dilaksanakan dengan menggunakan donasi dari Jerman dari dua sumber yakni dari:

  1. Sebuah kelompok anak-anak di Jerman yang pada pesta Tiga Raja dari Majus pergi ke rumah-rumah umat di wilayah jerman sambil menghimpun sumbangan yang telah disimpan dalam kotak tertentu guna membantu anak-anak di seluruh dunia yang membutuhkan bantuan. Dana ini kemudian diputuskan untuk disalurkan bagi kepentingan anak-anak (para siswa/i) di SMA Anda Luri.
  2. Umat Paroki Sta. Cicilia yang dikoordinir oleh seorang guru di kolese COJOBO.  Jumlah dana untuk pembangunan gedung ini mencapai Rp 1.090.000.000 (satu miliar Sembilan puluh juta rupiah) yang pengelolaannya sepenuhnya berada di tangan Kepala sekolah.

“Kita membutuhkan ruang yang memadai dari segi jumlah. Jumlah ruang yang kita miliki tergolong terbatas dipandang dari sisi peruntukannya. Sudah dua tahun terakhir ini kita mengalami kekurangan ruang kelas hingga siswa program Bahasa harus menjadi korban untuk belajar berpindah-pindah dari ruang kelas ke Aula bahkan ke ruang laboratorium” tutur P. Kus menjelaskan urgensi pembangunan gedung ini.

“Kita sendiri juga memandang bahwa ruang perpustakaan yang ada saat ini sudah kurang memadai dari sisi kapasitas. Akibat dari kapasitas ruang perpustakaan yang tidak memadai, penempatan perabot penyimpanan dan pengaturan koleksi buku mengalami kesulitan. Gedung baru ini dapat digunakan para siswa dan guru sebagai tempat belajar atau membaca, demikian pula siswa kelas Bahasa yang selama ini menjadi korban berpindah-pindah ruang karena jumlahnya sedikit sudah bisa belajar secara nyaman. Begitu pula kita sudah dapat memenuhi kebutuhan adanya sebuah laboratorium Biologi. Pembangunan gedung ini juga sekaligus memenuhi catatan Tim Akreditasi yang menganjurkan tersedianya fasilitas yang makin memadai” tambah P. Kus.

Kehadiran gedung baru dengan peruntukannya masing-masing itu diharapkan akan secara bertahap mengatasi kesulitan yang dihadapi sekolah ini. Dengan demikian Aula maupun laboratorium Kimia yang selama ini sering digunakan sebagai ruang KBM secara darurat dikembalikan pada fungsi sewajarnya dan para siswapun dapat dengan nyaman menikmati pelayanan guru dalam ruang KBM yang memadai serta mengatasi kebutuhan untuk kepentingan perpustakaan sekolah.***

Share
comments

Tulisan Lain

Go to top