HomeBeritaUpacara Bendera di Sekolah Bersama Anggota Polres Sumba Timur

Upacara Bendera di Sekolah Bersama Anggota Polres Sumba Timur

Upacara bendera  merupakan kegiatan rutin hari pertama dalam minggu yang biasa dilaksanakan di sekolah-sekolah maupun di instansi pemerintah. Di sekolah biasanya kepala sekolah yang menjadi pembina upacara bendera atau staf dewan guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah. Upacara bendera di  SMAK Anda Luri pada hari Senin, 23 Januari 2017 agak unik dan tidak lazim karena dipimpin oleh instansi lain. Instansi yang menjadi pembina upacara bendera adalah dari pihak kepolisian dalam hal ini dari Polres Sumba Timur. Yang menjadi pembina upacara Kasat Reserse Narkoba Polres Sumba Timur, Ipda Kaharudin, S.H.

Dalam amanatnya, Ipda Kaharudin, SH mengusung tema ”Kamtibmas dan Rekrutmen Menjadi Anggota Polri”. Tema tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan Kabupaten Sumba Timur  yang bersih bahaya narkoba serta kenakalan remaja. Permasalahan narkoba di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Anak-anak sampai orang dewasa telah menjadi korban barang haram tersebut. Untuk itu dalam upacara tersebut pembina upacara mengajak semua pihak supaya fokus terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan  serta peredaran gelap narkoba. Narkoba adalah musuh bersama sebab narkoba tidak hanya dapat menghancurkan masa depan anak bangsa tetapi lebih dari itu mengancam masa depan bangsa. Untuk itu Kaharudin mengajak peserta upacara bendera untuk menjadi pelajar yang anti narkoba, sebab tanpa adanya upaya yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan hal ini maka narkoba akan tetap menjadi ancaman bagi para pelajar. Menurut Ipda Kaharudin ,SH, beberapa upaya untuk mencegah penggunaan narkoba di kalangan pelajar adalah:

= Meningkatkan iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

= Hindari pergaulan bebas yang mengarah kepada tindakan yang mengganggu kamtibmas.

= Aktif dalam kegiatan sekolah maupun luar sekolah yang memberikan nilai tambah bagi kesehatan dan pengetahuan.

= Ikut secara aktif mengkampanyekan “Say No To Drugs” (katakan tidak pada narkoba).

Selanjutnya pembina upacara juga mengatakan salah satu contoh kenakalan remaja adalah gangguan kamtibmas yang disebabkan oleh remaja yang mengkonsumsi minuman keras(miras). Adapun faktor penyebab remaja mengkonsumsi miras adalah faktor kesetiakawanan, pencarian jati diri, dan trend dalam pergaulan. Upaya yang dilakukan dalam penanggulangan kenakalan remaja karena mengkonsumsi miras adalah pendekatan pada pribadi remaja secara preventif, represif dan rehabilitatif. Kaharudin juga menyampaikan informasi terkait proses rekrutmen/penerimaan anggota polri dapat yang diakses melalui website polri: www.rekrutmen.ntt.polri.go.id.

Mengkhiri amanatnya, Kaharudin menyampaikan harapannya agar semua pihak dapat mengantisipasi segala bentuk tindakan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumba Timur. Tidak lupa ucapan terima kasih kepada kepala sekolah dan staf dewan guru, pegawai dan para siswa SMAK Anda Luri. Upacara bendera yang sama juga dilaksanakan di SMA/SMK se-Kabupaten Sumba Timur. Pelaksanaan upacara bendera di sekolah yang dipimpin oleh kepolisian telah diinformasikan terlebih dahulu melalui surat pemberitahuan dari dinas PPO Kabupaten Sumba Timur. Walaupun sehari sebelumnya kota waingapu diguyur hujan lebat, namun upacara bendera di halaman depan SMAK Anda Luri dapat berjalan dengan baik dan lancar. Cuaca pagi hari itu sangat bersahabat untuk berlangsungnya upacara. Adapun kesalahan teknis dalam pelaksanaan upacara bendera yang dihadiri oleh pihak lain sebetulnya tidak harus terjadi kalau semuanya dipersiapkan dengan latihan yang serius.

 

Share
comments

Tulisan Lain

Go to top