HomeBeritaSMA Katolik Anda Luri Juara II Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaaan Tingkat Kabupaten Sumba Timur Tahun 2016

SMA Katolik Anda Luri Juara II Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaaan Tingkat Kabupaten Sumba Timur Tahun 2016

Tiga siswa SMAK Anda Luri keluar sebagai juara II lomba 4 pilar kebangsaan tingkat kabupaten Sumba Timur tahun 2016. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Setda Kabupaten Sumba Timur, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumba Timur dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-71. Siswa/i SMAK Anda Luri yang mengikuti lomba tersebut masing-masing adalah Atanasius Vitus Putra Mone, Welhem Mine Wadu dan Paulus Ferdinand Umbu Sogara. Ketiganya adalah siswa kelas XI-IPAA  SMA Katolik Anda Luri.

Dalam babak penyisihan lomba cerdas cermat, regu dari SMAK Anda Luri berada pada grup yang sama dengan SMA Kristen Payeti, SMA Negeri 2 Waingapu dan SMK Negeri 5 Waingapu. Hasil yang dicapai oleh perwakilan dari SMAK Anda Luri pada babak penyisihan dalam lomba cerdas cermat ini mengantar mereka untuk masuk pada babak final. Sementara sekolah yang diunggulkan untuk sampai ke babak final ternyata sudah gugur pada babak penyisihan. Di babak final, regu dari SMAK Anda Luri berhasil menempati urutan ke-2 dengan total nilai 470. Sedangkan juara 1 adalah regu dari SMA Negeri 1 Rindi Uma Lulu. Juara 3 diraih SMA Negeri Kambera. SMA Negeri 1 Pandawai meraih juara harapan (juara 4) dengan total nilai -100.

Atas prestasi yang telah dicapai oleh ketiga siswa dari SMA Anda Luri dalam  lomba tersebut, mereka memperoleh hadiah uang Rp 2.500.000 dan sebuah piala tetap. Atanasius dan kawan-kawan cukup puas dengan hasil yang dicapai dan mengakui keunggulan lawannya. Menurut penuturannya, salah satu kelemahan dari timnya yakni mereka belum menguasai materi tentang undang-undang. Sementara itu para juri sendiri sangat meragukan kejujuran dari para peserta lomba dalam mengikuti kegiatan ini, karena ada dugaan dari para juri bahwa telah terjadi bocoran soal dari sekolah-sekolah lain. Kalau hal ini benar-benar terjadi, tentu oknum-oknum tersebut turut menyumbang merosotnya mutu pendidikan di Kabupaten Sumba Timur. Panitia penyelenggara harus melakukan evaluasi dari kegiatan ini. Selain itu, panitia penyelenggara harus mempertimbangkan kejujuran dan kualitas dari para penyususun soal dalam kegiatan ini. Hanya dengan kejujuran dari semua pihak terkait dalam kegiatan lomba ini baru kita bisa menghasilkan anak-anak Sumba Timur yang jujur, cerdas dan mandiri. Selamat bagi anak-anak yang telah meraih prestasi dalam kegiatan ini.

 

Share
comments

Tulisan Lain

Go to top